Lomography yang bias diartikan lomo fotografi… Para pengguna lomo
menggunakan istilah Lomography menggantikan fotografi yang merujuk
kulturisasi fotografi baru ini.
Lomography merupakan sebuah bagian dari analog fotografi yang masih
memakai film sebagai medianya. Lomo sendiri dapat diartikan sebagai
leningradskoye optiko mechanichesckoye obyedinenie yaitu penggabungan
mekanik otomatis leningrand. Yang dimana leningrand adalah sebuah kota
di rusia yang kini berganti nama menjadi st.petersburg. kota itulah
tempat berasalnya kamera LOMO.
Para pengguna lomo menggunakan istilah Lomography menggantikan
fotografi yang merujuk kulturisasi fotografi baru ini.
Pada awal mula kamera LOMO dibuat oleh peneliti pabrik senjata di
RUSIA . ia mendapatkan sebuah kamera cosina cx-1 buatan jepang yang
akhirnya ditiru dan dikembangkan oleh mereka untuk diproduksi bagi warga
soviet. Tiruan itu dinamakan lomo kompakt automat, yang kita kenal
dengan sebutan LOMO LC-A. Dan kamera ini berhasil di ekspor ke Ukraina,
Kuba dan beberapa Negara komunis lainnya.
Seiring dengan berkembangnya jaman, dan menurunnya penjualan… dan
beberapa pendapat yang menyatakan bahwa kamera lomo tidak sempurna,
produksi pun kian menurun.
Sampai pada suatu hari di tahun 1991 ada dua orang mahasiswa asal
Vienna , Fiegl dan Stranzinger yang sedang berlibur di kota praha,
mereka menggunakan kamera lomo untuk mengabadikan liburan mereka, dengan
kamera lomo mereka mengambil gambar dengan posisi yang tidak umum.
Seperti shoot from the hips dan mengambil gambar2 lainnya dengan cara
yang cukup unik…dan mereka pun terkesima dengan hasilnya yang ternyata
sangat menarik dan berbeda dari kamera pada umumnya. Dan lomografi pun
berkembang pesat karena promosi gencar yang dilakukan kedua mahasiswa
itu. Hal inilah yang memicu gaya baru fotografi eksperimental artistic
yang kita kenal sebagai LOMOGRAPHY
Karena terbatasnya jumlah kamera lomo pada saat itu, kedua mahasiswa
tersebut mendatangi produsen/pabrik Lomo di st Petersburg dan meyakinkan
kepala pabrik dan wakil walikota untuk memproduksi kembali kamera Lomo
LC-A dalam jumlah besar.
Dan terbentuklah komunitas lomografi yang didirikan oleh para pecinta
lomo yang menciptakan 10 aturan emas Lomography yang diikuti oleh
pameran, kongres dunia, instalasi dan pesta serta kolaborasi dengan
berbagai macam media.
Sesuai dengan yang dilakukan oleh kedua pelopornya Fiegl dan Stran
zinger maka Lomography sekarang berkembang menjadi teknik fotografi yang
menjadikan 10 aturan emas tersebut sebagai panduan dalam menggunakan
kamera lomo yang berbeda dari fotografi konvensional dan mengabaikan
peraturan yang ada. Lomography terlepas dari kaidah fotografi yang sudah
ada, karena mereka memiliki istilah sendiri dalam nemggunakan
kameranya, yaitu “Don’t think Just shoot” yang dimana para pengguna lomo
tidak perlu berpikir dengan hasil dari kamera tersebut.
Lomography lebih menekankan agar kita bebas berekspresi dan
mengabaikan kaidah2 mengenai fotografi yang ada, sehingga dapat
menghasilkan foto yang unik dan memiliki hasil yang berbeda.
Sumber :
Lomography.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar