Selasa, 24 April 2012

LOMOGRAPHY

Lomography yang bias diartikan lomo fotografi… Para pengguna lomo menggunakan istilah Lomography menggantikan fotografi yang merujuk kulturisasi fotografi baru ini.
Lomography merupakan sebuah bagian dari analog fotografi yang masih memakai film sebagai medianya. Lomo sendiri dapat diartikan sebagai leningradskoye optiko mechanichesckoye obyedinenie yaitu penggabungan mekanik otomatis leningrand. Yang dimana leningrand adalah sebuah kota di rusia yang kini berganti nama menjadi st.petersburg. kota itulah tempat berasalnya kamera LOMO.
Para pengguna lomo menggunakan istilah Lomography menggantikan fotografi yang merujuk kulturisasi fotografi baru ini.

Pada awal mula kamera LOMO dibuat oleh peneliti pabrik senjata di RUSIA . ia mendapatkan sebuah kamera cosina cx-1 buatan jepang yang akhirnya ditiru dan dikembangkan oleh mereka untuk diproduksi bagi warga soviet. Tiruan itu dinamakan lomo kompakt automat, yang kita kenal dengan sebutan LOMO LC-A. Dan kamera ini berhasil di ekspor ke Ukraina, Kuba dan beberapa Negara komunis lainnya.
Seiring dengan berkembangnya jaman, dan menurunnya penjualan… dan beberapa pendapat yang menyatakan bahwa kamera lomo tidak sempurna, produksi pun kian menurun.
Sampai pada suatu hari di tahun 1991 ada dua orang mahasiswa asal Vienna , Fiegl dan Stranzinger yang sedang berlibur di kota praha, mereka menggunakan kamera lomo untuk mengabadikan liburan mereka, dengan kamera lomo mereka mengambil gambar dengan posisi yang tidak umum. Seperti shoot from the hips dan mengambil gambar2 lainnya dengan cara yang cukup unik…dan mereka pun terkesima dengan hasilnya yang ternyata sangat menarik dan berbeda dari kamera pada umumnya. Dan lomografi pun berkembang pesat karena promosi gencar yang dilakukan kedua mahasiswa itu. Hal inilah yang memicu gaya baru fotografi eksperimental artistic yang kita kenal sebagai LOMOGRAPHY


Karena terbatasnya jumlah kamera lomo pada saat itu, kedua mahasiswa tersebut mendatangi produsen/pabrik Lomo di st Petersburg dan meyakinkan kepala pabrik dan wakil walikota untuk memproduksi kembali kamera Lomo LC-A dalam jumlah besar.
Dan terbentuklah komunitas lomografi yang didirikan oleh para pecinta lomo yang menciptakan 10 aturan emas Lomography yang diikuti oleh pameran, kongres dunia, instalasi dan pesta serta kolaborasi dengan berbagai macam media.
Sesuai dengan yang dilakukan oleh kedua pelopornya Fiegl dan Stran zinger maka Lomography sekarang berkembang menjadi teknik fotografi yang menjadikan 10 aturan emas tersebut sebagai panduan dalam menggunakan kamera lomo  yang berbeda dari fotografi konvensional dan mengabaikan peraturan yang ada. Lomography terlepas dari kaidah fotografi yang sudah ada, karena mereka memiliki istilah sendiri dalam nemggunakan kameranya, yaitu “Don’t think Just shoot” yang dimana para pengguna lomo tidak perlu berpikir dengan hasil dari kamera tersebut.

Lomography lebih menekankan agar kita bebas berekspresi dan mengabaikan kaidah2 mengenai fotografi yang ada, sehingga dapat menghasilkan foto yang unik dan memiliki hasil yang berbeda.

Sumber :


Lomography.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar